Persimpangan Jalan dan Perkembangan Psikoanalisis

Antara Freud, Jung dan Adler, tentang Kemarahan dan Kecemasan. Oleh : Kaka Suminta Kesulitan kita untuk membahas soal keretakan dalam perkembangan Paikoanalisis awal, yakni masih dalam masa kehidupan para pendirinya sendiri, terutama Sigmund Freud, Carl Gustaf Jung dan Adler, bukan hanya soal perdebatan teori dan metode di antara mereka, tetapi juga menyangkut luasnya perbedaan yang tersebar, dalam soal hubungan pribadi, emosi dan analisa yang dilakukan masing-masing kepada subjek yang dikritiknya. Bahkan sebenarnya inilah fase tersulit bagi kita untuk memiliki gambaran yang utuh tentang sebuah teori, saat saling bantah dengan sebutan[…]

Read more

Resensi Buku Hypnosis for Change

Karya ¬†:Josie Hadley dan Carol Staudacher. Oleh : Kaka Suminta, C.Ht. Buku tentang hipnosis karya anak bangsa memang sudah banyak, namun dari sekian banyak buku yang terbit masih belum bisa disejajarkan dengan buku tentang hipnosis dari manca negara, terutama negara barart, slaah satu kelemahan dari buku hipnoais di tanah air, adalah kerena sebagian besar tidak didasarkan pemehaman yang mendalam dan prektek hipnosis, terutama hipnoterapi yang cukup mapan dan ajeg. Salah satu buku hipnosis yang didasarkan pada pemahaman yang baik dan digabungkan dengan pengalaman praktek yang baik adalah buku dengan judul[…]

Read more

Apakah Gaya Hidup Holistik?

Pelajaran dari Ruang Terapi Oleh : Kak Suminta, C.Ht. Kini perkembangan ilmu pengetahuan termasuk yang membahas masalah kesehatan semakin mendekatkan motede barat yang logis rasional dengan pendekatan timur yang natural instuitif. Untuk mudahnya, ddengan metode kedokteran barat, jika kita sakit maka dengan mudah bisa menggunakan obat farmasi atau pembedahan untuk mengatasinya, dalam banyak hal ini hanya memberikan jawaban sementara karena permasalahan bisa kembali timbul, karena penyebab sesungguhnya tidak pernah diatasi dengan benar. Sementara itu pendekatan timur terhadap kesehatan, adalah dengan cara menyatu dengan alam, dan menginsafi bahwa keberadaan manusia tidak[…]

Read more

Rahasia Energi Kehidupan

Oleh : Kaka Suminta Kita sering mendengar bahwa usia seseorang itu urusan yanga maha kuasa, tetapi di sisi lain setiap orang berusaha untuk menghindari sakit atau melakukan berbagai upaya untuk sembuh saat sakit. Menjadi pemahaman bersama juga bahwa kondisi sakit yang akut dan akhirnya dalam kadar tertentu membuat si penderita tak lagi dapat mempertahankan hidupnya atau meninggal dunia. tentu bahasan ini tidak dimaksudkan untuk membahas soal hidup dan mati, tetapi lebih kepada soal¬† bagaimana kita melakukan upaya terbaik untuk menjaga kesehatan dan kalau bisa membuat usia semakin awet. Please follow[…]

Read more

Membuat Tombol Kenyamanan

Oleh : Kaka Suminta, C. Ht Bagi praktisi hipnotisme atau hipnoterapi tentu tak asing lagi dengan penggunaan tombol sesnsorik, yang iasa disebut dengan anchor atau jangkar, yakni sebuah tombol virtual bisa berupa sensasi melihat, mendengar atau sensasi rasa atau sensai lainnya. Untuk mudahnya bisa kita simak dari kalimat seorang hipnotis yang mengatakan” Setiap kali anda mendengarkan tepukan tangan saya maka anda akan tertawa terbahak-bahak,” Lalu si suyet benar-benar tertawa saat si penghipnotis bertepuk tangan. Dengan logika tersebut di atas, artinya seseorang dapat mengalami sensai dan kemudian melakukan sesuatu saat ada[…]

Read more

Bagaimana Rasa Marah Membuat Hidup Suram

Topik ini pernah saya bahas pada web saya yang lain dengan judul dan konten sedikit berbeda. Rasa marah yang saya maksud adalah sebuah emosi yang muncul karena kita kecewa atau merasa tidak adil akubat perilaku seseorang kepada kita atau kepada sesuatu yang kita sangat peduli, misalnya perlukuan yang tidak adil yang diterima anak kita atau orang tua kita. Masalahnya seringkali rasa marah itu sudah kita lupakan peristiwanya, tetapi akibat peristiwanya masih menjadi masalah dalam diri kita. Please follow and like us:0

Read more

Ternyata Garam itu Manis

Inspirasi : Ketika saya menjadi pemimpin sebuah lembaga advokasi yang pasti merupakan lembaga non profit, saya merasa bersalah saat melihat aktivis yang membaktikan dirinya di lembaga ini hidup dalam kesederhanaan. Sebagian dari mereka memang masih hidup sendiri, belum berkeluarga, tetapi dari sisi usia mereka mulai menapaki usia berumah tangga sekitar 30 tahunan. Berbagai pemikiran dan ide coba saya rumuskan, beberapa diantaranya saya implementasikan. Namun saya tetap tak puas dengan hasilnya. Please follow and like us:0

Read more